Untuk membentuk identitas dan kepribadian bangsa maka diperlukan Pendidikan karakter. Di Sekolah Dasar sebagai fondasi pembentukan karakter sangatlah vital perannya. Dalam pembentukan itu diperlukan metode pendidikan karakter untuk melakukan upaya yang optimal.

Pendidikan karakter itu tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas saja, namun pendidikan anak sekolah dasar seharusnya dimulai dari lingkungan keluarga. Bahkan pendidikan karakter yang ditanam dari lingkungan keluarga akan lebih efektif membentuk setiap karakter anak supaya lebih baik. Mau tahu alasannya? Karena keluarga adalah bagian besar dari setiap anak.

Itulah sebabnya bila Anda memiliki anak yang masih duduk di Sekolah Dasar atau sebagai guru, kali ini akan kami berikan beberapa metode yang bisa digunakan untuk mendidik anak. Di bawah ini adalah metode yang kami maksud!

Metode Keteladanan 

Metode keteladanan adalah suatu metode pendidikan karakter dengan memberikan contoh yang baik kepada anak, baik ucapan maupun tingkah laku.

Setiap anak-anak itu perilaku, sikap, dan karakternya akan terbentuk berdasarkan lingkungannya. Itulah sebabnya metode ini harus digunakan meskipun tidak harus diberikan secara langsung. Namun dengan selalu memberikan contoh teladan yang baik akan membuat pendidikan karakter anak semakin membaik secara signifikan.

Jadi usahakan setiap guru dan orang tua anak selalu memperlihatkan sikap dan karakter yang baik. Sehingga anak yang menyaksikannya akan bersikap baik juga. Bagaimanapun juga Anda harus tahu bahwa hanya melarang dan memberi perintah kepada anak-anak tidak cukup efektif membentuk karakter seorang anak. Justru mereka terkadang akan bersikap sebaliknya bila tidak diberikan contoh dari awal.

Metode Persuasi

Persuasi atau dengan kata lain, bujukan. Penggunaan metode persuasi dengan cara mengajak anak untuk bercakap. Inti percakapan itu membujuk anak untuk menggunakan kekuatan akal atau rasional. Anak akan diajak untuk menggunakan akalnya untuk membedakan antara yang baik dan buruk juga antara salah dan benar.

Penggunaan metode persuasi ini menandakan bahwa pentingnya memperkenalkan dasar-dasar rasional dan logis kepada anak agar mereka terhindar dari melakukan atau meniru yang tidak didasarkan pertimbangan akal rasional. Penggunaan metode ini sangat baik untuk memicu anak untuk terus menuntut ilmu karena pertimbangan akal rasional itu didasarkan ilmu pengetahuan yang ada padanya.

Metode Bercerita 

Metode bercerita merupakan upaya agar anak dapat mengambil pelajaran dari cerita yang telah diceritakan. Apabila pesan cerita tersebut baik, maka harus diikutinya, sebaliknya apabila bertentangan dengan nilai baik maka harus dihindari.

Mendengarkan cerita sangat digemari anak, alangkah baiknya digunakan oleh orangtua di rumah sebagai dongeng pengantar tidur. Apalagi disampaikan oleh guru, orangtua atau orang yang pandai bercerita, maka akan menjadi daya tarik tersendiri.

Bercerita ini pun tentunya sangatlah baik digunakan untuk anak sekolah dasar karena mereka umumnya cepat menyerap pesan moral lewat tokoh teladan atau kisah tokoh fantasi. Bercerita dengan menggunakan metode pendidikan karakter harus dilakukan dengan cara yang unik dan menarik sesuai level anak. Sehingga mereka tetap bisa menangkap pesan yang sesuai dengan tujuan cerita.

Metode Pembiasaan 

Metode lainnya yang bisa digunakan adalah pembiasaan. Metode pendidikan karakter ini dilakukan dengan cara menekankan kebiasaan baik secara berulang kali sehingga hal ini mampu membentuk anak supaya terbiasa bersikap dan berpikir secara positif.

Pembiasaan tersebut dapat dilakukan pada tingkah laku, keterampilan, kecakapan dan pola piker anak ataupun orang dewasa dengan tujuan mempermudah melakukannya. Seseorang yang telah terbiasa tentu akan dapat melakukan kebiasaan tersebut dengan sangat mudah. Bahkan sesuatu yang telah menjadi kebiasaan akan sulit dirubah dan terus menerus berlangsung sampai kemudian.

Misalnya Anda ingin menanamkan karakter anak agar disiplin, maka setiap jam pelajaran , waktu istirahat dan waktu pulang harus tepat waktu. Hal ini dilakukan oleh Guru di kelas ataupun anak yang diminta untuk mengingatkan gurunya. Dengan pembiasaan yang sederhana ini maka akan tumbuh nilai karakter disiplinanak, tentunya Gurunya juga demikian, hehehehe…

Metode Nasihat

Yang dimaksud metode nasihat adalah dengan cara menjelaskan kebenaran dan kemanfaatan (maslahat) yang bertujuan menghindarkan orang yang dinasihati dari bahaya serta menunjukkannya ke arak yang benar dan bermanfaat.

Nasihat dilakukan di sekolah dasar dengan tujuan supaya setiap anak bisa menggunakan nalar mereka setiap kali melihat kejadian dan peristiwa tertentu. Selanjutnya mereka diberikan nasihat dengan tutur kata yang lembut supaya lebih mudah diterima oleh anak-anak. Bagaimanapun juga Anda harus ingat bila setiap nasihat yang disampaikan dengan cara yang salah hanya akan menyinggung anak dan tidak membuahkan hasil apa-apa.

Metode Janji dan Ancaman 

Metode pendidikan karakter terakhir untuk anak Sekolah Dasar yang bisa digunakan adalah janji dan ancaman. Istilah ini biasanya disebut dengan reward & punishment.

Janji ini memanfaatkan sifat alami manusia itu sendiri yang ingin kesenangan, kecintaan dan kebahagiaan sehingga mendorong semangat anak untuk memperolehnya. Sedangkan ancaman dengan menakut-nakuti atau mengancam sebagai akibat melakukan kesalahan.

Tujuan dilakukannya metode ini kepada anak-anak adalah supaya mereka mau bersikap baik sesuai aturan untuk mendapatkan reward. Sedangkan bila mereka melanggarnya akan diberikan hukuman tertentu. Dengan cara inilah otomatis anak akan berusaha untuk selalu bersikap baik supaya mendapat reward dan terhindar dari hukuman.

Nah melihat penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sebenarnya metode yang digunakan untuk mendidik karakter anak Sekolah Dasar ada banyak. Tinggal bagaimana cara Anda menerapkannya supaya anak-anak bisa lebih siap secara mental ketika memasuki bangku sekolah dasar. Itulah sebabnya bila sekarang ini Anda ingin membuat anak-anak lebih berkarakter, cobalah terapkan salah satu metode pendidikan karakter yang sudah kami bahas di atas.