Hampir setiap siswa seringkali menganggap bahwa belajar matematika adalah hal yang sangat membosankan karena sulit dipahami. Itulah sebabnya bagi guru SD tentunya butuh usaha ekstra untuk bisa mengajar matematika kepada anak-anak. Sehingga hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik Sekolah Dasar karena pastinya butuh trik khusus supaya bisa mengajarkan mata pelajaran ini dengan mudah.

Di bawah ini adalah beberapa cara jitu untuk memotivasi anak supaya mau belajar matematika di kelas dan di rumah, antara lain:

Pakai Konsep Matematika yang Tepat

Salah satu cara paling mudah belajar berhitung adalah menggunakan konsep yang tepat dulu. Ini penting sekali karena matematika termasuk pelajaran abstrak. Sehingga Anda harus bisa membuat anak-anak lebih mudah mempelajarinya. Karena berdasarkan perkembangan psikologi, anak SD yang usianya kurang dari 12 tahun itu biasanya mereka tidak bisa memahami apapun yang sifatnya abstrak dengan baik.

Maka dari itu gunakan konsep yang benar saat ingin mengajarkan mata pelajaran matematika pada anak SD. Sehingga para peserta didik bisa memahami rumus-rumus dan cara berhitung dengan mudah tanpa membuatnya merasa terbebani. Contoh konsep matematika yang benar untuk anak SD adalah misalnya Anda akan mengajar tentang angka bilangan, maka jelaskan dengan cara yang lebih mudah.

Yaitu, angka 5 adalah lambang bilangan, sedangkan “lima” itu termasuk nama bilangan. Anak yang masih berada di bangku SD biasanya belum bisa menangkap penjelasan tersebut bila hanya disampaikan secara lisan. Itulah sebabnya gunakan media alat peraga untuk menjelaskan konsep bilangan tersebut supaya lebih mudah diterima oleh mereka.

Pilih Metode Belajar Matematika yang Mudah Dipahami

Selain harus memilih konsep yang benar, jangan lupa memilih metode yang mudah dipahami oleh anak SD. Ingat bahwa pada dasarnya tujuan dari pembelajaran matematika itu akan menjadi disorientasi bila metodenya tidak sejalan dengan materi pelajarannya sendiri. Maka dari itu sebaiknya selaraskan metode pembelajaran dengan tujuan dari diajarkannya pelajaran matematika itu sendiri.

Salah satu metode pembelajaran yang bisa membuat anak-anak suka belajar matematika adalah menggunakan sebuah permainan. Sehingga kegiatan belajar mengajar terasa menyenangkan dan tidak membosankan. Anda bisa memilih beberapa games yang ada di internet untuk referensi, disesuaikan dengan kebutuhan materinya di kelas. Bila perlu, silahkan buat perubahan tertentu disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang ada di kelas.

Bagi orang tua sendiri tentunya mengajarkan matematika pada anak lewat permainan bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan. Anda bisa memakai beberapa benda yang ada di rumah untuk belajar berhitung. Misalnya saja dengan meminta anak menghitung kaki kursi di rumah untuk mengajarkan mereka cara berhitung dari yang paling mudah.

Ukur Sejauh Mana Pemahaman Siswa

Setelah menggunakan beberapa cara di atas, jangan lupa untuk mengukur sejauh manakah pemahaman siswa tentang pelajaran tersebut. Ini harus diperhatikan karena setiap siswa memiliki pemahaman yang berbeda. Ada beberapa anak yang mudah memahami materi tertentu, namun ada juga yang tidak memahaminya sama sekali. 

Maka dari itu Anda harus selalu mengingat bahwa materi pelajaran matematika itu selalu berkaitan, hanya saja model soalnya saja yang berbeda. Bila Anda memaksakan anak mempelajari materi berikutnya tanpa membuat mereka paham dulu dengan materi sebelumnya, otomatis hal itu akan membuat apa yang Anda lakukan sia-sia. Karena sudah pasti mereka tidak bisa mengikuti materi dengan baik.

Bila saat melakukan pengukuran ternyata anak belum paham materi sebelumnya, sebaiknya luangkan waktu untuk mengulang materi itu lagi. Pastikan Anda bisa merefleksikan materi itu dengan baik supaya anak-anak bisa memahami pelajaran tersebut dari awal hingga akhir. Dengan begitu anak-anak bisa memahami pelajaran matematika lebih sistematis.

Evaluasi Pembelajaran dan Beri Waktu untuk Mereka!

Setiap metode pembelajaran matematika yang diajarkan kepada anak-anak itu harus berkesinambungan. Baik dari sesi awal hingga akhir, semuanya harus sejalan. Bila awal pembelajarannya Anda sudah menjelaskan materinya, maka di sesi akhir harus dilakukan evaluasi. Dengan cara inilah Anda bisa mengukur pemahaman siswa lebih mudah, apakah mereka sudah memahami materinya atau belum.

Evaluasi pada akhir pembelajaran inilah yang nantinya akan membuat Anda lebih mudah mendapat gambaran tentang tingkat pemahaman anak-anak. Anda bisa mencoba mengevaluasi hasil belajar matematika anak-anak secara singkat dengan cara memberikan beberapa pertanyaan seputar materi yang diajarkan sebelumnya. Bila perlu beri kesempatan mereka untuk bertanya tentang apa saja yang belum dipahaminya. Sehingga Anda bisa menarik kesimpulan dari apa yang baru saja diajarkan sebelumnya.

Dengan melakukan beberapa langkah di atas, diharapkan anak-anak bisa lebih giat belajar matematika. Karena seperti yang diketahui bahwa matematika sering dijadikan sebagai momok oleh sebagian besar anak yang berada di bangku sekolah dasar. Itulah sebabnya dibutuhkan cara tersendiri untuk memotivasi anak supaya lebih giat belajar.